Tips Membuat Instalasi Hidroponik dari Paralon

Posted on: January 1, 2018, by :
hidroponik samarinda

Oke guys, kali ini saya mau sedikit berbagi pengalaman. Saya udah punya 2 instalasi hidroponik DFT yang saya saya buat sendiri dari pipa paralon (PVC). Tapi pertama-tama saya tidak akan menjelaskan tutorial pembuatannya karena di internet cukup banyak contohnya, jadi seandainya saya ikutan bikin juga mubazir. Di tulisan post kali ini saya mau cerita dan sedikit tips secara garis besar  saat anda membuat instalasi sendiri karena sudah 2 kali saya buat instalasi hidroponik dan yang ke-3 sedang dikerjakan.

Oke sebelum anda memulai membuat instalasi hidroponik, upayakan anda sudah menonton atau membaca tutorial cara-cara pembuatan instalasi hidroponik baik di intenet maupun buku. Saya sendiri mencontoh dan melihat di youtube serta beberapa website. Kelihatanya mudah pada awalnya buat saya tapi ada hal-hal kecil yang harus ternyata penting tidak bisa disepelekan.

Saya sendiri lebih memilih menggunakan pipa paralon (PVC) karena memang harga bahan-bahannya murah meriah dan saya bisa merangkainya sendiri nyicil, jadi dikerjakan tiap malam sehabis pulang kerja. Ada plus minus dengan pipa ini, plus utamanya karena bahan murah (sebenarnya bervariasi harganya) dan gampang dibentuk (modal gergaji, lem, selotip pipa dan bor pinjam teman) namun minusnya saking ringannya kalau kena angin kencang bisa ambruk dan kesannya tidak stabil. Nah sebelum membuat ada baiknya dihitung dari awal biar budget jelas berapa yang harus dikeluarkan, saya juga bikin instalasi hidroponik budget juga nyicil ada uang berapa belikan bahan dan kerjakan seadanya hingga jadi instalasi hidroponik, oke mari kita mulai saja:

  1. Hitung Kebutuhan paralon

Siapkan perhitungan jumlah paralon untuk membuat rak dan panjang paralon lubang tanam. Oke hitung dulu mau sepanjang apa instalasinya, 1 meter, 2 Meter …dst tentunya semakin panjang semakin banyak bahan yang diperlukan. Gambarlah terlebih dahulu biar ngitungnya gampang.

  1. Potong paralon dengan Tepat

Berhubung saya bukan tukang dan tidak terbiasa menggunakan peralatan seperti gergaji  dll. Sering kali panjang pipa PVC yang sudah saya potong tidak sama dengan bagian yang sama, yang jelas ketidak samaan ukuran akan membuat instalasi hidroponik anda akan miring.

  1. Hitung jumlah kebutuhan sambungan pipa

Sambungan pipa disini berupa elbow (L) , Tee dan dop pipa. semakin rumit yang anda buat semakin banyak sambungan pipa yang dibutuhkan.

  1. Selotip dan lem pipa

Disini tergantung anda ya, apa mau dipermanenkan instalasi hidroponik apa tidak, kalau saya tidak biar gampang dipindahkan. Saya mengunakan lem pipa hanya dari DOP ke L/tee saja karena bagian ini yang  rawan bocor (antar sambungan pipa), untuk dari pipa lubang tanam ke sambungan pipa (L/Tee) saya menggunakan selotip pipa untuk mencegah kebocoran. Hati-hati jangan sampai lengah soal kebocoran ini karena biar dikit bocornya lama-lama air nutrisi di bak penampungan bisa habis.

Bahan-bahan dan peralatan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk pembuatan instalasi Hidroponik?

  1. Untuk kerangka raknya saya lebih suka menggunakan pipa 1 inchi, karena lebih stabil. Di samarinda pipa ini paling murah Rp. 25K paling mahal Rp. 42K, beda ketebalan memang. 1 batang pipa panjang 4 meter.
  2. Pipa 2,5 inchi atau 3 inchi bisa dipakai untuk lobang tanam, saya prefer 2,5 inchi karena menurut saya tidak kekecilan dan kebesaran. Harga bervariasi (2,5 inchi) ya paling murah Rp. 50K dan yang paling mahal Rp.65K, satu batang itu panjang 4 meter. Bisa dibagi 4 atau 2 tergantung selera. Harga mahal biasanya lebih tebal dan tidak gampang lumutan di dalamnya.
  3. Sambungan pipa Tee maupun elbow (L) , dop pipa, sambungan dari pipa besar ke pipa kecil. Untuk harga T dan L kisaran Rp. 5K hinga Rp.7K tergantung toko dan merk, paling bagus merk rucika. DOP harganya variasi juga paling murah Rp. 8K, sambungan dari pipa besar ke kecil juga sama. Usahakan membeli L dan tee merk yang sama, jangan sampai beda merk. Biasanya beda ukuran. Kalalu pun beda merk usahakan ukurannya sama.
  4. Gergaji dan Bor ini pemain penting. Anda tidak bisa melubangi pipa bermodalkan pisau cutter doank, bisa sih tapi lama. Gergaji besi banyak yang jual, harga nya juga murah kalau gergajinya saja belum dengan gagang. Untuk Bor gunakan bor listrik agar pekerjaan cepat selesai, tidak harus memiliki, pinjam saja ketangga atau teman. Bor yang merk bagus seperti Makita atao Bosch bisa Rp. 2 jutaan, yang merk china ada yang Rp. 200K
  5. Lem dan selotip pipa, keduanya digunakan agar tidak terjadi kebocoran. Harap bijak menggunakan lem, sekali terpakai dan merekat maka tidak bisa dilepas

Instalasi Hidroponik

 

Sekarang mari kita hitung berapa perkiraan dana yang harus dikeluarkan (area Samarinda dan sekitarnya), saya mengacu pada punya sendiri instalasi hidroonik DFT 24 Lubang tanam

No. Bahan Jumlah Harga satuan Total
1. Pipa 1 inchi 3 38.000 114.000
2. Pipa 3 Inchi 1 85.000 85.000
3. Sambungan T 20 5.000 100.000
4. Sambungan L 19 5.000 95.000
5. DOP 3 inchi 8 10.000 80.000
6. Atap Seng plastic 1 25.000 25.000
7. Selotip 2 10.000 20.000
8. Lem pipa 1 10.000 10.000
9. Pompa max 1 meter 1 100.000 100.000
Total 629.000

*Harga diatas saya menggunakan harga termahal ya, karena saya belinya yang bagus

Seperti kita tahu modul atau instalasi hidroponik yang sudah jadi bisa dibilang  mahal,  padahal kalau kita liat bahan-bahan yang dipakai sebenarnya gampang dicari dan sebagian bisa buatnya. Sebenarnya bukan masalah bahan tapi masalah estetika dan seni yang dihaslkan dalam membuat instalasi hidroponik ini.

6 thoughts on “Tips Membuat Instalasi Hidroponik dari Paralon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *