Menanam Tomat untuk Pemula dengan Hidroponik

Posted on: March 31, 2020, by :
menanam tomat untuk pemula

Siapa yang suka tomat? Udah pernah nyoba menanam tomat? Tomat merupakan salah satu sayur-sayuran yang banyak dikonsumsi oleh orang Indonesia. Menanam tomat sebenarnya mudah saja dan banyak yang jual bibitnya berupa biji dengan berbagai macam merk. Menanam tomat untuk pemula akan menjadi lebih mudah karena ada starter kit gardening dari Paris Garden, saya udah nyoba dan udah saya ceritakan bagaimana produk ini di post Menanam Tomat dengan Pot Bambu. Produk dari Paris Garden ini udah komplit benih (biji), media tanam (Cocopeat), dan Pot (dari bamboo).

Postingan ini udah ada dalam bentuk video di channel youtube kebun ichiro

Sebelumnya udah saya semai sesuai dengan instruksi di buku panduan, udah banyak tunas yang muncul di dalam pot bambu bawaan. Seperti yang terlihat di video tunas tomat ini kutilang (etiolasi) karena kurang sinar matahari. Semaian tomat ini padahal saya taruh dijendela yang masih terkena sinar matahari, namun tetap saja masih kutilang di tambah lagi potnya sempat tunplek sehingga tunas tomat kocar-kacir. Kondisi tunas tomat ini belum berdaun sejati ya, masih dua daunnya karena kutilang dan saya anggap harus segera dipindah tanamkan karena khawatir semakin kutilang dang a bisa tumbuh optimal nantinya

Persiapan Menanam tomat dengan hidroponik

Sebenarnya saya belum menyiapkan instalasi dutch bucket untuk tomat, kali ini saya hanya akan memanfaatkan instalasi yang ada dulu (NFT dan DFT) untuk menanam tomat. Ada beberapa bahan dan alat yang akan saya siapkan untuk pemindah tanamannya

  • Rockwool, saya menggunakan rockwool karena hampir cocok untuk semua jenis semaian tanaman dan termasuk untuk tomat. Rockwool ini cocok digunakan  menanam tomat untuk pemula, karena gampang sekali tumbuhnya.
  • Air, sediakan saja satu cawan yang nantinya digunakan untuk membersihkan perakaran tomat yang kita angkat dari pot
  • Cutter, alat ini dipakai untuk memotong rockwool dan usahakan cutternya masih tajam atau bisa juga menggunakan pisau
  • Sendok, tunas tomat yang tumbuh dan baru berdaun dua ini biasanya memiliki akar serabut yang cukup panjang sehingga tidak bisa main Tarik aja dari pot. Kita perlu sendok untuk mencungkil tunas tomat beserta perakarannya.

Pindah tanam ke Instalasi Hidroponik

Oke kita lanjut pindah tanam tunas tomat yang udah tumbuh di pot ya, begini step by step yang saya lakukan:

  1. Pertama-tama kita cungkil dulu tunas dari pot dengan hati-hati. Saya mengusahakan agar seluruh akar tomat dapat terangkat semua.
  2. Tunas yang sudah terangkat beserta akarnya lalu perakaran dibersihkan dengan air, cukup celup-celup hingga sebagian besar cocopeat hilang
  3. Belah rockwool yang sudah kita siapkan, rockwool ini digunakan untuk menjepit tunas tomat,  yang dijepit itu bagian bawah tunas dan sedikit bagian akar. Nantinya akan ada akar yang menyembul keluar dari rockwool, biar saja seperti itu karena nanti akan diletakan di instalasi NFT.
  4. Rockwool yang sudah ada tunas tomas tadi, saya pindahkan ke instalasi hidroponik NFT yang biasa saya gunakan untuk menyemai dan pada dasarnya  ini hanya pindah tempat semai saja. sebagai tambahan rockwool ini saya kasihkan netpot untuk melindungindari dari terpaan air hujan (tempias hujan)

Jadi seperti itulah cara saya menanam tomat untuk pemula, saya tidak menggunakan cara yang seperti di pertanian konvensional. Hanya menggunakan cara yang saya tahu dan sudah dipelajari selama mebcocok tanam dengan hidroponik yang saya anggap cukup praktis dan simple. Kini saya sedang menunggu tunas ini besar dan nanti mungkin saya pertimbangkan di pindah kan ke media tanam yang lain bisa konvensional ataupun membuat instalasi dutch bucket.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *