Menanam Lavender Untuk Pemula

Posted on: March 30, 2020, by :

Menanam lavender menjadi semakin mudah dengan adanya produk-produk yang sifatnya seperti staterkit milik Paris Garden apalagi yang pertama kali menanam bibit lavender seperti saya. Bibit Lavender ini bisa dibeli di Ace Hardware di rak gardening dengan satu paket. Pada postingan sebelum di Unboxing Lavender Easy Growing Kit udah saya ceritakan bagaimana produk tersebut. Dalam satu kemasan ini ada pot (dari keramik), media tanam berupa cocopeat, dan bibit lavender jadi satu jadi tinggal mengikuti instruksi aja. dengan stater kit seperti ini menanam lavender untuk pemula menjadi semakin mudah.

Lavender punya saya udah disemai dari akhir Januari 2020 dan baru dipindah tanamkan pas awal Maret jadi hampir sebulan penuh gitu disemai. Tunas yang tumbuh emang kutilang alias kurus tinggi langsing karena karena kurang asupan cahaya matahari padahal udah ditaruh didekat jendela saat penyemaian (sesuai dengan instruksi di buku panduan). Untuk media tanam benih lavender saya menggunakan cocopeat bawaan dari toko, media tanamnya unik sih dan belum pernah liat seperti itu sebelumnya. Postingan ini sudah ada juga dalam bentuk video di channel youtube kebun ichiro

Kondisi tunas lavender benar-benar kutilang jadi banyak yang lemes dan jatuh tapi sebenarnya masih hidup. Jadi perlakukan tunas muda ini dengan baik karena gampang patah bila ingin pindah tanam, tunas yang tumbuh ini udah berdaun dua, kecil banget daunnya tapi karena ga berdaun sejati dan tunas jatuh lunglai jadi mau di pindah saja ke instalasi hidroponik.

Lanjut Pindah Tanam lavender untuk pemula

Saya sudah menyiapkan beberapa bahan dan peralatan, sama seperti dipostingan sebelumnya. Bibit lavender yang sudah tumbuh tunas ini akan dipindah ke instalasi hidroponik NFT untuk dibesarkan. Berikut bahan-bahan yang saya pakai

  • Rockwool

Sebagai media tanam atau tempat perakaran lavender. Rockwool ini saya gunakan untuk menjepit tunas lavender yang nanti saya ambil dari cocopeat

  • Sendok

Digunakan untuk mencungkil lavender dari media tanam cocopeat. Sendok lebih efektif karena mampu mengambil tunas lavender beserta akar-akarnya

  • Air

Air digunakan untuk membersihkan akar lavender dari cocopeat yang menempel. Tunas bibit lavender yang kita angkat akarnya masih serabut, sangat tipis sekali sehingga banyak sekali butiran  cocopeat yang menempel. 

  • Cutter

Pisau cutter untuk memotong rockwool, selain pcutter bisa juga menggunakan pisau

Setelah bahan-bahan siap, saya lanjut untuk memindahkan tunas lavender

  1. Rockwool yang sudah dipotong dadu tadi dipotong lagi tengahnya untuk digunakan untuk mneepit tunas lavender
  2. Cungkil tunas lavender dari pot dengan perlahan menggunakan sendok yang sudah disiapkan. Tunas lavender ini harus diambil dengan akarnya sampai habis, usahakan semua akar terangkat. Akar lavender saat ini sangat halus seperti serabut
  3. Bersihkan akar yang sudah terangkat dengan air, Cuma dicelup-celup diair sambal diurai akar yang kusut
  4. Bibit lavender yang sudah bersih tadi langsung dijeit dengan rockwool, jepit sebagian besar batangnya dan sedikit bagian akar lalu biarkan sisa akar masih menyembul keluar. Sisakan lavender di pot beberapa tunas, biar nanti  tidak terlalu sesak
  5. Tunas lavender di rockwool dipindahkan instalasi hidroponik NFT, harapannya dengan dipindahkan ke tempat baru tunas lavender ini bisa berkembang dengan baik dan lebih cepat besar seperti tanaman yang ditanam dengan hidroponik yang lain.

Oke seperti itulah cerita saya bagaimana saya menanam lavender kali ini ini, menanam lavender untuk pemula akan menjadi gampang dengan starter kit yang ada lalu lanjut ke instalasi hidroponik. Semoga setelah pindah tanam ke instalasi hidroponik ini bibit lavender bisa tumbuh dengan baik sesuai dengan harapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *