Cara Mudah Membuat Pupuk Organik Cair (POC) dari Air Cucian Beras

Posted on: October 7, 2019, by :
pupuk organik cair

Sekarang ini kan lagi trend kembali ke makanan organik, life style ini mensyaratkan semua makanan bebas dari residu kimia yang berlebihan seperti  pada sayur atau buah-buahan pada umumnya.  Yang dimaksud organik disini adalah tidak menggunakan pestisada dan pupuk kimia oleh karenanya banyak orang yang mengembangkan pupuk organik. Pembuatan pupuk organik sebenarnya mudah saja dilakukan asal tahu caranya dan bahannya, untuk bahan ternyata cukup banyak disekitar kita. Saya baru-baru ini melihat video lawas dari channel youtube kebun organik, dan mencobanya sendiri dirumah. Hasilnya pupuk organik cair dari bahan utama air cucian beras bisa dipakai untuk untuk pemupukan, apa saja yang perlu dipersiapkan? Cekidot Video di channel youtube kebun ichiro dan jangan lupa like, comment dan subscribe.

Bahan-bahan yang diperlukan

  1. EM4

EM4 merupakan sumber dari mikroorganisme lockal (MOL) dalam pembuatan POC, mikroorganisme local yang digunakan ini sifatnya dorman (tidur) jadi perlu dibangunkan. Alternatif selain EM4 ini, kita dapat menggunakan terasi yang banyak dijual di pasar, buah busuk, sisa ikan, rebung bambu, bongol pisang dll.

  1. Gula merah yang dicairkan

Gula merah berfungsi sebagai sumber makanan (glukosa) bagi mikroorganisme lokal, kalau resep aslinya menggunakan tetes tebu namun berhubung saya kesulitan mencari tetes tebu jadi saya menggunakan gula merah yang sudah dicairkan. Selain gula merah, kita juga bisa menggunakan gula putih

  1. Air cucian beras kurang lebih 1 liter

Air cucian beras ini merupakan limbah rumah tangga yang biasanya saya buang, terkadang saya kumpulin juga tapi langsung di siram ke tanaman. Air cucian beras ini menjadi media tempat hidup MOL sekaligus sumber karbohidrat, tentunya gampang nyarinya karena saya setiap hari makan nasi.

Peralatan

Saya Cuma butuh ember untuk pemcampuran semua bahan dan tempat penyimpanan Pupuk Organik cair. Anda bisa menggunakan jerigen untuk tempat penampungan POC yang sudah jadi, sementara ini hanya menggunakan ember yang nantinya ditutup plastik

Cara pembuatan POC Air Cucian Beras

Masukkan air cucian beras kedalam ember lalu dicampur dengan EM4 1 tutup botol dan gula merah 1 tutup botol, aduk-aduk hingga rata lalu diamkan selama 7 hari agar mendapatkan hasil maksimal. Penyimpanan harus di tempat yang tertutup dan kedap udara, disini saya menggunakan ember lalu atasnya saya tutup dengan plastik dan diikat dengan rapat agar tidak ada udara keluar masuk.

Tips dari berbagai sumber agar mendapatkan bau yang rada enak, bisa mencampurkan kulit buah lemon atau buah yang baunya sedap. Pertanda POC anda sudah siap digunakan adalah saat muncul busa di permukaan air, karena ini merupakan pertanda proses fermentasi terjadi setelah itu maka akan tercium bau-bau asam seperti tape.

Pupuk Organik Cair dari Air Beras Mengandung Unsur Apa?

Mari kita bedah sedikit apa sih unsur yang terkandung di dalam Pupuk organic cair yang saya buat ini? yang namanya pupuk tentunya harus mengandung unsur hara baik makro maupun mikro. Kandungan unsur hara di air cucian beras antara lain nitrogen, phosphor, kalium, besi (fe), boron, Vitamin B, vitamin K dan protein. Kalau disebut sempurna tentunya tidak tapi sudah cukup untuk  digunakan sebagai pupuk organik.  Sisa unsur hara yang lain bisa kita dapatkan nanti dengan difermentasikan bahan lain kedalam air cucian beras ini.

POC air cucian beras ini nanti juga akan saya gunakan untuk membuat pupuk padat, ditambahkan sebagai biangnya mikroorganisme local atau sering disebut juga dekomposter. Fungsi dekomposter pada pengolahan pupuk organik padat adalah untuk mempercepat proses pembusukan pada bahan-bahan yang digunakan sebagai pupuk. POC jenis ini kalau dari literature yang saya baca ada juga yang dimanfaatkan sebagai pestisida alami dengan mencapur beberapa bahan alam yang lain, sehingga pestisida sekaligus penyubur tanaman. Penggunaan pupuk organik tentunya tidak akan mengganggu keseimbangan hara dalam tanah bila di aplikasikan dalam jangka waktu lama.

Apa Keuntungan Pupuk Organik Cair ini?

 Jujur saya baru tahu ilmunya, ternyata simple saja untuk pembuatan pupuk organik ini. Buat saya yang tinggal diperkotaan tentunya rada sulit mencari pupuk organik dalam jumlah besar, ada aja sih yang jual tapi repot juga harus bolak balik ke tokonya. Kalau pun ada harganya juga rada mahal, saya pernah tanya pupuk dari kotoran kambing saja satu bungkus Rp. 20.000,- di Banjarmasin. Dengan adanya ilmu baru ini tentunya agak menghemat anggaran pupuk kalau mau bercocok tanam organik.

Pembuatan pupuk organik cair jenis ini juga relatif gampang dan dapat di modifikasi sesuai bahan yang ada dirumah. Sementara ini saya masih mempelajari pembuatan pupuk organik jenis lain yang unsur haranya lebih lengkap, semisalnya sudah berhasil akan saya share di blog ini dan channel youtube. Yang perlu saya lakukan sekarang adalah investasi untuk tempat penyimpanan POC agar kapasitasnya lebih besar sehingga saya dapat menyiram pupuk organik ini lebih sering ke tanaman saya.

Keuntungan yang lain buat saya adalah dengan pembuatan POC jenis ini saya bisa mengolah limbah rumah tangga yang ada. Sampah-sampah organik dari rumah nantinya insyallah akan saya olah menjadi pupuk organik padat dan nanti di gunakan untuk tanaman di kebun ichiro tentunya MOL dari POC air cucian beras ini berfungsi sebagai dekomposter. Pembuatan pupuk organik padat dengan cari ini juga ternyata cukup efisien dari segi biaya dan bisa mengolah sampah rumah tangga dengan baik.

Target saya, nanti bisa menanam sayur organik yang sering saya konsumsi seperti selada, kale, dan pokcoy. Jadi ntar resep jus kale akan di ganti kale organik trus jus pokcoy hidroponik bisa ada alternative pokcoy organik.

1 thought on “Cara Mudah Membuat Pupuk Organik Cair (POC) dari Air Cucian Beras

  1. Assalamualaikum
    Senang sekali mas, baca ulasannya. Sangat membantu saya yg ingin mencoba memanfaatkan pekarangan rmh utk menanam tanaman organik. Terimakasih sdh berbagi ilmu🙏☺️

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *